...WELCOME...

Wednesday, December 8, 2010

Kungfu Panda


Setelah sekian lama tidak chek friendster yang mana aktif sekitar tahun 2005, saya pun pigi la melawatnya. Wah, sebelum Facebook ada, Friendster la yg menguasai laman web sosial. Kemudian, saya click laa blog saya dalam friendster. Sekali lagi tertarik hati pada satu topik yg cukup ringkas "Kungfu Panda" yg mana saya dapat juga dr internet. Apa tu??Movie?haha. Ayuh, baca sampai habis dan pasti anda akan diberkati. Selamat membaca dan Tuhan memberkati

Berharap menjadi kungfu master, bermimpi menjadi kungfu master, penggemar berat pada semua hal yang berbau kungfu, berjiwa kungfu master, tetapi dilahirkan sebagai makhluk yang dikenal pemalas, yaitu panda, dan dalam keluarga pedagang bakmi, inilah kisah pembuka dalam film Kungfu Panda. Panda itu bernama Po. Cerita menjadi seru ketika tanpa diduga Po terpilih menjadi ‘dragon warrior’ yaitu tokoh yang sudah diramalkan akan muncul untuk melindungi masyarakat desanya, Valley of Peace dan mengalahkan seseorang yang berbahaya yang sebenarnya adalah bekas murid di Valley of Peace juga tetapi sangat jahat (Tai Lung) karena berambisi menjadi yang nomor satu dengan memaksa untuk mengambil pusaka Dragon Scroll yang konon bisa memberikan kekuatan yang sangat besar bagi pewarisnya. Untuk memperoleh pusaka itu, seseorang harus melewati pemilihan, dan itu tidak diindahkan oleh Tai Lung, sehingga dia akhirnya di penjara seumur hidup. Tetapi dia berhasil melarikan diri dan ingin kembali ke Valley of Peace untuk memenuhi ambisinya menjadi the dragon warrior. Memiliki jiwa saja, ternyata tidak cukup buat Po untuk sukses belajar kungfu karena semua orang tidak percaya dan meremehkan keadaannya yang pemalas, tambun dan tidak bisa apa-apa kecuali memasak bakmi. Juga Shifu pun, yang ditugasi untuk menjadi gurunya sangat membencinya dan sangat putus asa dengan melihat kenyataan di diri Po.

Butuh waktu untuk meyakinkan semua bahwa Po adalah yang terpilih. Hanya pemilih Po, yaitu Master Oogway yang percaya pada Po. Akhirnya dalam dialog singkat di bawah pohon peach, Master Oogway bisa meyakinkan Shifu untuk melatih Po.
Dialog ini sebenarnya sangat penting, dimana Shifu mengeluh dan merasa tidak mampu melatih Po. Tetapi Master Oogway memberi perumpamaan dalam pohon peach. Apapun yang diharapkan orang pada pohon peach untuk menghasilkan buah apel atau lainnya, tidak akan merubah buah yang dihasilkan sesuai dengan harapan orang tadi. Pohon peach tetap menghasilkan buah peach. Yang diperlukan adalah keyakinan saja.
Sebenarnya Po juga putus asa dengan keadaan dirinya, tetapi Master Oogway pun berhasil meyakinkan dirinya untuk percaya akan kemampuannya. Masa lalu adalah history, masa yang akan datang adalah mystery, dan hari ini adalah anugerah nasehatnya.

Butuh keyakinan untuk melakukan segala sesuatu. Begitupun di dalam iman. Jika kita percaya bahwa kita adalah anak Allah, tidak akan ada orang yang bisa merubah keadaan kita sebagai anak Allah. Itu yang harus kita mengerti. Sebagaimanapun keadaan kita sekarang, sekurang beruntungnya kita, se-sengsaranya kita, sejelek-jeleknya kita di lahirkan dari keturunan suku apapun, tidak akan merubah keadaan bahwa kita bahwa kita sudah dipilih. Kita adalah pilihan Allah. Sebagai pilihan Allah, kita harus mengerti langkah apa yang harus kita perbuat. Jangan membatasi
kemampuan dan kekuatan kita hanya karena kita terlahir dari keturunan atau keadaan yang terbatas. Ingatlah bahwa sebagai anak Allah kita mempunyai power yang luar biasa dari Allah. Tinggal bagaimana atau sudahkah kita menyadarinya.

Kembali ke cerita Po, setelah berhasil menguasai kung fu dan siap untuk menerima the dragon scroll, ternyata gulungan itu kosong belaka. Lalu kekuatan manakah yang selama ini dipercaya ada di dragon scroll itu? Seperti juga dalam kehidupan, kita cenderung memfokuskan pada hal-hal yang sebenarnya sia-sia. Mengejar sesuatu yang sia-sia. Fokuslah pada kenyataan yang ada, bahwa kita ini adalah pilihan Allah, sehingga tidak perlu menunggu untuk mendapatkan suatu yang bisa membuktikan bahwa kita adalah anak Allah, karena bukti itu sudah nyata dan sudah ada di dalam kita.


Seperti di dalam 1 Yoh. 4:15 dikatakan: Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah,


Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah.
Yakinlah bahwa, Allah ada di dalam mu, Amin.

Yoh. 1:12; Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Rm. 8:16; Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

2 comments:

Anonymous said...

Mate. Blog ini adalah luar biasa. Bagaimana saya membuat tampilan ini bagus?

kolosz said...

Thank you so much for dropping by here and reading my entries and praising my blog. Ehm, bagaimana ya mau cakap?susah utk dijelaskan. Tp, klu mau blog tampilnya bagus, tambah2 aja apa yg kamu inginkan di dalam blog kmu di bahagian widget.hrp2 terjwb soalan kmu ya.klu tidak, boleh kontek d akaun facebook saya..